Kamis, 06 November 2014

Keluarga? What is that?


D
alam kesempatan kali ini saya akan menjelasakan tentang Apa itu keluarga? || what is that?. Mungkin sudah banyak orang yang tahu apa itu sebuah keluarga, tapi disini saya akan menjel. asakan sedikit dari sebuah keluarga yang sebenarnya. Jadi  Keluarga merupakan unit sosial terkecil yang terdiri atas ayah,ibu,dan anak atau biasa disebut keluarga inti. Keluarga memiliki fungsi majemuk bagi terciptanya kehidupan sosial dalam masyarakat. Dalam keluarga,diatur hubungan antara anggota-anggotanya sehingga setiap anggota keluarga mempunyai peran dan fungsi yang jelas. Keluarga inti merupakan sebuah lembaga kecil. Dari keluargalah segala norma-norma, etika, nilai-nilai, dan kepribadian seseorang terbentuk. Namun, ketika sebuah keluarga tidak lagi harmonis, hal-hal dan nilai-nilai baik sukar untuk diajarkan kepada anak-anak.

Karena  itu sebelum keluarga (tempat sebuah kelompok individu), mulai tidak harmoi atau ikatan yang mulai akan hilang, buatlah sebuah HAL yang sangat menyenangkan yang akan membentuk kembali ikatan dari keluarga tersebut.

HUBUNGAN INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT
v  Hubungan individu dengan dirinya sendiri
Hubungan individu dengan diri sendiri terdapat 3 sistem kepribadian, yaitu ID ( ES ), EGO dan SUPER EGO. Jika EGO gagal menjaga keseimbangan antara dorongan dari ID dan larangan dari SUPER EGO maka individu akan mengalami konflik batin terus – menerus.
v  Hubungan individu dengan keluarga
Hubungan individu dengan keluarga terdiri dari hubungan biologis, psikologis dan social.
v  Hubungan individu dengan lembaga
Hubungan individu dengan lembaga terdiri dari nilai – nilai dan norma – norma.
v  Hubungan individu dengan komunitas
Hubungan individu dengan komunitas atau sosialisasi terdiri dari penyebaran nilai dan budaya.
v  Hubungan individu dengan masyarakat
Hubungan individu dengan masyarakat sebagai lingkungan makro terdiri dari sifat – sifat makro ( mencakup komunitas, keluarga, lembaga dan individu ), lebih bersifat abstraksi.
v  Hubungan individu dengan nasion atau jiwanya
Nasion adalah suatu jiwa, asas spiritual dan solidaritas yang terbentuk oleh perasaan. Hubungan individu dan nasionnya itu sendiri merupakan posisi dan peranan yang ada pada diri sendiri.

Tak hanya sedikit yang harus kita ketahui tentang keluarga, masih banyak hal-hal keluarga yang harus kita ketahui. Untuk mengoptimalkan suatu harmoisasi dalam keluarga. Ada beberapa pendapat tambahan dari pengertian keluarga

Pengertian Keluarga
*      Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.(Menurut Departemen Kesehatan RI 1998).
*      Kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki,esensial, enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan itu untuk memuliakan masing-masing anggotanya. (Ki Hajar Dewantara)
*      Keluarga adalah dua atau lebih dari dua individu yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidupnya dalam suatu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan didalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.(Menurut Salvicion dan Ara Celis).

Dari pengertian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa keluarga adalah :
1.       Unit terkecil dari masyarakat
2.       Terdiri atas 2 orang atau lebih
3.       Adanya ikatan perkawinan atau pertalian darah
4.       Hidup dalam satu rumah tangga
5.       Di bawah asuhan seseorang kepala rumah tangga
6.       Berinteraksi diantara sesama anggota keluarga
7.       Setiap anggota keluarga mempunyai peran masing-masing
8.       Diciptakan, mempertahankan suatu kebudayaan

Peran-peran yang terdapat dalam sebuah keluarga harmoni telah kita ketahui, disini saya akan menjelaska sedikit peran-peran seorang Ayah, Ibu, dan Anak:
Ayah : Telah kita ketahui bahwa seorang ayah adalah seseorang yang memimpin dalam sebuah keluarga dimana Ia juga berfungsi sebagi sesorang yang mencari Nafka,melindungi, dan memberi pendidikan bagi keluarganya, dan sang ayah sebagai hal yang mengajarkan hal positive bagi keluarga  atau anak, dan istri ( dengan istilah Mengayomi keluarga).
Istri : Sebagai istri dan ibu dari seorang anak, istri merupakan hal yang penghubungkan antara seorang anak dan ayah, krna sering kita ketahui anak, dan ayah jarang bersatu krna kesibukan seorang ayah yang mencari nafka, dan tak mengetahui sepenuhnya tentang karakteristik seorang anak, dan juga istri merupakan ibu rumah tangga sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya, pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya, disamping itu juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya.
Anak : Anak-anak melaksanakan peranan psikosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik fisik, mental, sosial, dan spiritual.


Tugas-tugas Keluarga

Pada dasarnya tugas keluarga ada delapan tugas pokok sebagai berikut :
o   Pemeliharaan fisik keluarga dan para anggotanya.
o   Pemeliharaan sumber-sumber daya yang ada dalam keluarga.
o   Pembagian tugas masing-masing anggotanya sesuai dengan kedudukannya masing-masing.
o   Sosialisasi antar anggota keluarga.
o   Pengaturan jumlah anggota keluarga.
o   Pemeliharaan ketertiban anggota keluarga.
o   Penempatan anggota-anggota keluarga dalam masyarakat yang lebih luas.
o   Membangkitkan dorongan dan semangat para anggotanya.

Fungsi Sebuah Keluarga
Ada beberapa fungsi yang dapat dijalankan keluarga, sebagai berikut :
·         Fungsi Pendidikan. Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak bila kelak dewasa.

·         Fungsi Sosialisasi anak. Tugas keluarga dalam menjalankan fungsi ini adalah bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.

·         Fungsi Perlindungan. Tugas keluarga dalam hal ini adalah melindungi anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.

·         Fungsi Perasaan. Tugas keluarga dalam hal ini adalah menjaga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.

·         Fungsi Religius. Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk menanamkan keyakinan bahwa ada keyakinan lain yang mengatur kehidupan ini dan ada kehidupan lain setelah di dunia ini.

·         Fungsi Ekonomis. Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan keluarga.

·         Fungsi Rekreatif. Tugas keluarga dalam fungsi rekreasi ini tidak harus selalu pergi ke tempat rekreasi, tetapi yang penting bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga sehingga dapat dilakukan di rumah dengan cara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dsb.

·         Fungsi Biologis. Tugas keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus.

·         Memberikan kasih sayang,perhatian,dan rasa aman diaantara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.


Ringkasan saya :
Keluarga adalah hal yang TERINDAH yang Anda sendiri harus jaga, mau pun anda berperan sebagai Ayah, Istri, maupun Anak. Dimana kelurga sebagai tempat Anda bersandar, mencurahkan perasaan ditengah pergrumulan masalah, krna keluarga tempat yang lebih dari segalanya. So, hanya keluarga yang mengerti anda. Buatlah Keharmonian dalama kelurga anda yang akan menjadi INDAH pada kelaknya.




Sumber Refrensi Tambahan:
http://www.wikipedia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar