BAB
I
PENDAHULUAN
2.1. LATAR BELAKANG
Memory komputer bisa diibaratkan
sebagai papan tulis, di mana setiap orang yang masuk ke dalam ruangan bisa
membaca dan memanfaatkan data yang ada dengan tanpa merubah susunan yang
tersaji. Data yang diproses oleh komputer, sebenarnya masih tersimpan didalam
memory, dan dalam hal ini komputer hanya membaca data dan kemudian
memprosesnya. Satu kali data tersimpan di dalam memory komputer, maka data
tersebut akan tetap tinggal disitu selamanya. Setiap kali memory penuh, maka
data yang ada bisa dihapus sebagian ataupun seluruhnya untuk diganti dengan data
yang baru.
Besar kecilnya komputer,
ditentukan oleh besar kecilnya memory yang dimilikinya. Apabila komputer
memiliki memory besar, maka kemampuan komputer dalam hal menyimpan data juga
menjadi besar, demikian pula sebaliknya. Satuan data yang tersimpan didalam
memory dinyatakan dengan Byte, Kilo-byte, Mega-byte, ataupun Giga-byte. Dalam
hal ini, 1 Character = 1 byte. Data yang akan diproses ataupun hasil pemrosesan
komputer, disimpan didalam internal memory. Disamping itu, internal memory juga
digunakan untuk menyimpan program yang digunakan untuk memproses data. Dengan
demikian, kapasitas internal memory harus cukup besar untuk menampung semuanya.
Setiap data yang disimpan akan ditempatkan dalam address (alamat) tertentu,
sehingga komputer dengan cepat dapat menemukan data yang dibutuhkan. Apabila
ada sebuah data yang masuk ke-address tertentu, dan pada address tersebut telah
terisi dengan data yang lama, maka data yang baru akan menumpuk data lama.
Dengan demikian, data lama akan tertumpuk/hilang, dan isinya akan diganti
dengan data yang baru.
Dengan kemampuan dalam hal
menyimpan data yang semakin meningkat, ternyata harga memory juga semakin
murah, dan bentuknya juga semakin kecil. Pada tahun 1950-an, harga sebuah
memory yang dapat digunakan untuk menyimpan 2.500 character adalah 1 juta
dolar. dan pada tahun 1990-an, harga memory untuk ukuran tersebut, hanyalah
50-sen.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1. MOMORI INTERNAL
Memory Internal adalah Memory
yang dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Dalam hal ini yang disimpan
di dalam memori utama dapat berupa data atau program. Fungsi dari memori utama
sendiri adalah :
1. Menyimpan data yang berasal dari
peranti masukan sampai data dikirim ke ALU (Arithmetic and Logic Unit) untuk
diproses.
2. Menyimpan data hasil pemrosesan ALU
sebelum dikirimkan ke peranti keluaran Menampung program/instruksi yang berasal
dari peranti masukan atau dari peranti pengingat sekunder.
2.1.1. JENIS MOMORI INTERNAL
Memori Internal terbagi menjadi:
1. Cache Memory
Cache Memory adalah memori yang
berukuran kecil yang sifatnya temporary (sementara). Walaupun ukuran filenya
sangat kecil namun kecepatannya sangat tinggi. Dalam terminologi hadware,
istilah ini biasanya merujuk pada memory berkecepatan tinggi yang menjembatani
aliran data antara processor dengan memory utama (RAM) yang biasanya memiliki
kecepatan yang lebih rendah.
Fungsi dari Cache Memory adalah
sebagai tempat menyimpan data sementara atau intruksi yang diperlukan oleh
processor. Secara gampangnya, cache berfungsi untuk mempercepat akses data pada
komputer karena cache menyimpan data atau informasi yang telah di akses oleh
suatu buffer, sehingga meringankan kerja processor.
Jadi Bisa disimpulkan fungsi
cache memory yaitu:
· Mempercepat Akses data pada komputer
· Meringankan kerja prosessor
· Menjembatani perbedaan kecepatan antara
cpu dan memory utama.
· Mempercepat kinerja memory.
Cara kerja dari Cache Memory
Jika prosesor membutuhkan suatu
data, pertama-tama dia akan mencarinya pada cache. Jika data ditemukan,
prosesor akan langsung membacanya dengan delay yang sangat kecil. Tetapi jika
data yang dicari tidak ditemukan, prosesor akan mencarinya pada RAM yang
kecepatannya lebih rendah. Pada umumnya, cache dapat menyediakan data yang
dibutuhkan oleh prosesor sehingga pengaruh kerja RAM yang lambat dapat
dikurangi. Dengan cara ini maka memory bandwidth akan naik dan kerja prosesor
menjadi lebih efisien. Selain itu kapasitas memori cache yang semakin besar juga
akan meningkatkan kecepatan kerja komputer secara keseluruhan. Dua jenis cache
yang sering digunakan dalam dunia komputer adalah memory caching dan disk
caching. Implementasinya dapat berupa sebuah bagian khusus dari memori utama
komputer atau sebuah media penyimpanan data khusus yang berkecepatan tinggi.
Implementasi memory caching
sering disebut sebagai memory cache dan tersusun dari memori komputer jenis
SDRAM yang berkecepatan tinggi. Sedangkan implementasi disk caching menggunakan
sebagian dari memori komputer.
· Terdapat di dalam Processor (on chip ),
Cache internal diletakkan dalam prosesor sehingga tidak memerlukan bus
eksternal, maka waktu aksesnya akan sangat cepat sekali.
· Terdapat diluar Processor(off chip),
Berada pada MotherBoard memori jenis ini kecepatan aksesnya sangat cepat,
meskipun tidak secepat chache memori jenis pertama
2. Read Only Memory (ROM).
Berdasarkan namanya, memori jenis
ini hanya dapat dibaca saja dan tidak dapat diisi ulang, diubah, atau dihapus
(bersifat Firmwaren atau microinstructions). Informasi yang tersimpan di
dalamnya telah ditanam secara permanen oleh pabrik pembuatnya sejak pertama
kali dan tidak akan hilang walaupun aliran listrik terputus. Biasanya memori
ini berisi instruksi untuk mengatur kerja sistem komputer dan dikenal dengan
istilah BIOS (Basic Input Output System). Jika BIOS ini rusak maka sistem kerja
komputer tidak akan berfungsi, bahkan mati total.
Walaupun ROM bersifat firmware,
mengubah isi ROM masih dapat dilakukan, yaitu dengan cara memprogram kembali
instruksi-intruksi yang ada didalamnya. ROM jenis ini berbentuk chip yang
ditempatkan pada rumah chip yang mempunyai jendela di atasnya. ROM yang dapat
diprogram umumnya berjenis Programmable ReadOnly Memory (PROM) yang hanya dapat
diprogram satu kali dan selanjutnya tidak dapat diubah kembali. Jenis lain
adalah Erasable Programmable Read Only Memory (EPROM) yang dapat dihapus dengan
sinar ultraviolet serta dpat diprogram kembali berulang-ulang. Di samping itu,
ada juga Electrically Eraseble Programmable Read Only Memori (EEPROM) yang
dapat dihapus secara elektronik dan dapat di program kembali.
BIOS bertanggung jawab dalam
mengatur komponen-komponen dasar komputer, mengatur urutan proses boot-up,
mengatur kapsitas media penyimpanan, mengendalikan pengaturan tanggal/waktu,
dan sebagainaya.
ROM modern didapati dalam bentuk
IC, persis seperti medium penyimpanan/memori lainnya seperti RAM. Untuk
membedakannya perlu membaca teks yang tertera pada IC-nya. Biasanya dimulai
dengan nomer 27xxx, angka 27 menunjukkan jenis ROM , xxx menunjukkan kapasitas
dalam kilo bit (bukan kilo byte).
3. Random Access Memory (RAM)
Random Acces Memory (RAM) atau
yang biasa di sebut memory ditemukan oleh Robert Dennard dan diproduksi secara
besar-besaran oleh Intel pada tahun 1968.
Random Acces Memory (RAM) adalah
memory sementara atau alat penyimpanan data sementara untuk diproses oleh
prosesor (CPU) atau dipindahkan ke tempat lain (misalnta hard disk). RAM tidak
bisa digunakan untuk menyimpan data karena begitu daya listrik mati maka isinya
juga hilang.
Memory dianalogikan seperti air
dalam ember bocor, jadi hanya berfungsi sebagai penampung data atau jika
dianalogikan dengan otak manusia maka memory berfungsi sebagai pengingat saja.
Setelah itu, jika semua data telah diproses maka akan didistribusikan ke
tempat-tempat lainnya.
Berdasarkan perkembangan
teknologinya, ada beberapa jenis Ramdom Acces Memory (RAM), sebagai berikut :
1. DRAM
Dynamic Random Acces Memory
(DRAM) yang diciptakan oleh IBM pada tahun 1970. Dinamakan Dynamic karena jenis
memori ini pada setiap interval waktu selalu memperbaharui keabsahan informasi
atau isinya. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77
MHz hingga 40 MHz.
2. FPM DRAM
FPM (Fast Page Mode DRAM)
ditemukan sekitar tahun 1987, memori jenis ini bekerja layaknya sebuah indeks
atau daftar isi. Arti page itu sendiri merupakan bagian dari memori yang
terdapat pada sebuah row address. Oleh karena itu, ketika sistem membutuhkan
isi suatu alamat memori, FPM tinggal mengambil informasi mengenainya
berdasarkan indeks yang telah dimiliki. FPM memungkinkan transfer data yang lebih
cepat pada baris (row) yang sama dari jenis memori sebelumnya.
FPM bekerja dengan frekuensi 16
MHz hingga 66 MHz. Selain itu, FPM mampu mengolah transfer data (bandwidth)
sebesar 188,71 MB per detiknya.
3. EDO DRAM
Penyempurnaan dari FPM DRAM yaitu
Extended Data Output Dynamic Random Access Memory (EDO DRAM) yang dibuat pada
tahun 1995. Memori jenis ini dapat mempersingkat read cycle-nya, sehingga dapat
meningkatkan kinerjanya sekitar 20%.
EDO DRAM mempunyai access time
sekitar 70 ns hingga 50 ns dan bekerja pada frekuensi 33 MHz hingga 75 MHz.
4. SD RAM (Synchronous Dynamic RAM)
SD RAM merupakan salah satu
memori yang paling bertahan lama dari penggunaaan memori sebelumnya, memori
jenis SD RAM pertama kali di rilis pada tahun 1996 dan masih digunakan hingga
tahun 2001.
Penggunaan SD RAM banyak di temui
pada komputer jenis Pentium I, Pentium II, Pentium III dan bahkan sampai awal
kemnculuan komputer Pentium IV juga memori ini masih di gunakan.
5. RD RAM (Rambus Dynamic RAM)
Perkembanban memori berikutnya
adalah hadirnya RD RAM, diciptakan oleh perusahaan Rumbus pada tahun 1999. Ia
menciptakan sebuah sistem memori dengan arsitektur baru dan revolusioner yang
sangat berbeda dengan arsitektur memori SDRAM. Memori ini mempunyai kaki 184
pin dan konsumsi voltage sebesar 2.5 volt. RD RAM bekerja pada sistem bus
800MHz melalui sistem bus yang disebut dengan Direct Rambus Channel dan mampu
mengalirkan data sebesar 1,6 GB per detiknya.
6. DDR RAM (Double Data Rate RAM)
Memory DDR RAM memiliki clock FSB
266/333/400 MHz dengan menggunakan 184 pin dan voltage 2.5 volt. Penggunaan
memori ini pada umumnya telah digunakan pada komputer yang lebih canggih
seperti kompuer dengan processor Pentium IV ke atas.
DDR RAM di katakan Double Data
Rate karena mampu menambah kecepatan hingga 2 x lipat dari SD RAM, hal ini
terjadi karena DDR RAM mampu bekerja dalam 1 clock mengakses jumlah data
sebanyak 2 bit di banding SD RAM yang hanya mampu menyimpan data sebesar 1 bit
setiap clocknya.
DDR RAM sendiri terus
dikembangkan hingga menghasilkan teknologi memori yang semakin cepat
mengimbangi teknologi processor komputer. Hal tersebut ditandai dengan
keluarnya generasi DDR berikutnya seperti DDR, DDRII, DDRIII, DDRIV dan DDRV.
2.2. MEMORI EKSTERNAL (STORAGE DEVICE)
Storage device pada komputer
merupakan media penyimpanan data pada komputer, data yang disimpan pada storage
device bersifat permanen dan bukan bersifat sementara. Jadi kita bisa menghapus
atau menyimpan sesuai dengan keinginan kita. Seiring perkembangan komputer,
media penyimpanan juga berkembang sangat pesat sehingga baik ukuran, bentuk dan
modelnya juga bervariasi sesuai dengan kebutuhan manusia.
n
External memory ataupun external
storage ataupun secondary storage ataupun backing storage adalah suatu tempat
atau sarana yang bisa digunakan komputer untuk menyimpan data ataupun program.
n
Data-data yang tersimpan didalam external memory bersifat tetap, artinya
data tersebut tidak akan hilang walaupun tidak ada listrik yang mengalirinya.
n
Media yang digunakan biasanya merupakan media magnetic yang berfungsi
sebagai tempat penyimpanan data dengan guratan-guratan magentic yang
dimilikinya. Jenis external memory cukup banyak.
2.2.1. JENIS-JENIS STORAGE DEVICE
2.2.1.1. Penyimpanan Magnetik (Magnetic Disk)
1. Hard Disk
Hardisk adalah perangkat keras
komputer yang berfungsi sebagai media penyimpan data. Data yang disimpan bisa
berupa sistem operasi, data pribadi kita maupun aplikasi penunjang kinerja
komputer, Hard disk mempunyai peranan yang sangat penting pada sistem komputer
karena komputer tanpa harddisk, maka komputer tersebut tidak bisa menjalankan
tugas-tugasnya. Seiring perkembangan komputer yang semakin pesat, hard disk
juga mengalami perkembangan, baik perkembangan dalam segi kapasitas, bentuk,
model maupun kecepatan akses dari hard disk itu sendiri. Ukuran satuan hard
disk adalah giga byte (Gb), sebagai contoh : 20 Gb, 40Gb, 80Gb, 120 GB,160Gb,
256 Gb, 320 Gb, 500 Gb, dan seterusnya, karena saat ini kapasitas hard disk
menjadi semakin besar.
Fungsi Hardisk Komputer
Pada Dasarnya hardisk adalah
sebuah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai media penyimpanan data
secara permanen. Data yang disimpan didalam hardisk akan tetap ada meskipun
komputer akan dimatikan. Hardisk bisa dikategorikan storage device yang paling
utama pada komputer karena baik semua data dan program akan disimpan didalam
perangkat ini
Berdasarkan perkembangan
hard disk, ada 3 jenlis hard disk yang dikenal saat ini, diantaranya:
1. Hard disk Parallel ATA (PATA),
digunakan untuk jenis komputer model lama yang menggunakan kabel 40 pin sebagai
penghubung ke motherboard yang berbentuk seperti pita, biasanya para teknisi
komputer menyebutnya dengan kabel data. Hard disk ATA memliki kecepatan rotasi
3600 rpm atau ATA 66, 5400 rpm atau ATA 100 dan 7200 rpm atau ATA 133.
2. Hard disk Serial ATA (SATA), hard
disk ini sama dengan hard disk PATA, hanya saja yang membedakan antara keduanya
terletak pada port dan kabel yang digunakan untuk menghubungkan Hard disk ke
motherboard. Kabel pada hard disk SATA mempunyai ukuran yang lebih kecil dari
pada IDE 40 pin tetapi kabel SATA mempunyai kecepatan 7200 rpm sehingga
kecepatan transfer data pada kabel SATA menjadi lebih cepat.
3. Hard disk SCSI adalah hard disk yang
mempunyai kecepatan akses yang sangat cepat dibanding hard disk sebelumnya
yaitu mencapai 10000 rpm. Hard disk ini tidak biasa digunakan untuk komputer
home atau rumahankarena hard disk ini digunakan untuk komputer server.
Interface hard disk SCSI menggunakan I/O card yang menghubungkan antara hard
disk dengan mainboard.
2. Floppy Disk – Disket
Secara Fisik, disket terbuat dari
lempengan plastik yang berbentuk bundar dimana pada permukaannya dilapisi oleh
magnet sebagai tempat untuk menyimpan guratan-guratan data.
Untuk menjaga agar data ataupun
program yang tersimpan didalam disket tetap terjaga kebersihannya, disket
kemudian dibungkus oleh karton yang berbentuk segi empat.
3. FLASHDISK
Flashdisk merupakan alat
penyimpanan yang paling mudah dibawa kemana-kemana, karena ukurannya yang
relatif kecil. Tidak hanya itu, meskipun ukurannya kecil flashdisk mempunyai
memori atau tempat penyimpanan yang lumayan besar, ada yang 2GB, 4GB, bahkan
sudah ada yang mencapai 1TB atau 1024 GB.
2.2.1.2. Penyimpanan Magnetik (Magnetic Disk)
1. CD (Compact Disc atau Laser Optic Disc)
CD merupakan jenis piringan optic
yang pertama kali muncul. Pembacaan dan penulisan data pada piringan melalui
laser. CD berbentuk lingkaran dengan diameter 120 mm serta memiliki libang
ditengahnya yang berdiameter 15 mm. kapasitas penyimpanan CD dapat mencapai 870
Mb yang dapat menyimpan data hingga 99 menit.
· CD-Rom (Compact Disk read only memory)
adalah jenis piringan optic yang mempunyai sifat hanya bisa dibaca. Kapasitas
sebuah CD Rom yang berukuran 4,72 inch dapat menampung hingga 640 Mb atau
kira-kira 300.000 halamat text.
· CD-R (CD Recordable) merupakan jenis CD
yang dapat menyimpan data seperti halnya disket, namun isinya tidak dapat
diubah lagi.
· CD-RW (CD Writetable) merupakan jenis CD
yang dapat menyimpan data namun isinya dapat dihapus dan dapat diganti dengan
data yang baru.
2. DVD (Digital Video Disc / Digital
Versatile Disc)
DVD adalah merupakan pengembangan
dari CD. DVD memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dari pada CD biasa, yaitu
sekitar 4,7 – 17 GB. Kemampuan DVD dapat dilihat dari jenisnya, yaitu :
· Single-side, single layer kapasitas 4,7
GB
· Double-side, single layer kapasitas 8,5
GB
· Single-sided, double layer kapasitas 9,4
GB
· Double-sided, double layer kapasitas 17
GB
3. Blu Ray
Teknologi Blu-ray adalah
merupakan format disc optic, yang merupakan perkembangan dari CD dan DVD.
Keunggulan dari blu-ray yaitu pada kapasitas lapisan-sided Blu-ray disc, dimana
lebih besar 35 kali dari CD dan lebih besar lima kali dari DVD. Kapasitas Blu-Ray
disc dual layer memiliki kemampuan menyimpan data sampai dengan 50 Gb per
keping.
Selain itu, spesifikasi Blu-ray
dalam kecepatan membaca tiga kali lipat lebih cepat dibandingkan DVD. Ini
mengarah ke video kualitas tinggi dan audio jernih, Khusus yang penting dalam
applikasi HDTV.
Teknologi Multi-layering telah
disesuaikan dengan kemampuan double Blu-ray disc dalam aplikasi standar, dan
ada versi eksperimental ditampilkan sampai dengan sepuluh kali lipat
peningkatan dalam ruang penyimpanan. Manfaat tambahan Blu-ray player melalui
pemutar DVD termasuk Internet konektivitas untuk men-download subtitles dan
update fitur built-in Java virtual machine.
Blu-ray disc menggunakan
ultra-short dengan panjang gelombang laser 405 nanometer, dimana lebih kecil
dari pada DVD yang mencapai 650 nanometer. Dengan begitu, maka bisa menyorot
objek dengan presisi lebih tinggi. Hasilnya, data bisa diikat dengan lebih
ketat dan disimpan di ruang yang lebih kecil. Inilah yang membuat BD mampu
menyimpan lebih banyak data meskipun ukuran disknya sama dengan CD atau DVD.
Blu-ray disc juga memiliki
lapisan permukaan yang lebih tipis hanya 0,1mm dibandingkan HD-DVD yang
tebalnya 0,6mm. Dengan begitu, laser bisa menembakkan data dengan lebih fokus.
Untuk read atau write, kecepatan minimal Blu-ray adalah 1x atau sekitar 36Mbps,
jauh dari DVD yang kecepatannya hanya 10Mbps. Dan kabarnya, kecepatan tersebut
masih akan digeber hingga 8x atau 288Mbps.
4. Fluorescent Multilayer DISK(FM DISK)
Fluorescent Multilayer Disc (FM
Disc) adalah jenis optical disk yang mampu menampung sampai 140 GB data
sekaligus, dengan kecepatan baca data sampai 1 GB per detik.
FM Disc berbeda dengan kepingan
yang beredar saat ini. Warnanya tidak keperakan atau keemasan, melainkan bening
seperti sebuah plastik transparan biasa.
Multilayer
Salah satu keistimewaan adalah
banyaknya layer yang ada dalam setiap kepingan. Masing-masing kepingan memang
memiliki lebih dari satu layer atau lapisan. Bahkan lebih dari 10 lapisan
sekaligus. Tepatnya adalah 12 lapisan pada FM Disc yang dikembangkan pada tahap
awal.
Aplikasi
Banyak sekali aplikasi yang spat
menggunakan teknologi ini. Pertama untuk menyimpan data hiburan seperti Game,
Musik, Film dan tentunya untuk menyimpan data keperjaan. 1 keping FM Disc bisa
menmapung lebih dari 10 film DVD.
Sebagai ruang Back-up, sangat
cocok karena kapasitasnya yang sangat besar. Dengan FM Disc kekhawatiran
rusak-nya media back-up dapat diminalisasi walaupun tergores lapisan luarnya.
· Jenis FMD
Ada tiga jenis FM teknologi yang
telah selesai dikembangkan:
1. FM Disc ROM
Ini adalah jenis pertama yang
akan = diperkenalkan. FM Disc ROM nantinya akan banyak digunakan untuk
kepentingan produksi, baik film maupun pernati lunak. Dengan kapasitas yang
besar kualitas film dapat lebih baik. Karena ini berarti film akan mengalami
lebih sedikit proses kompesi. Sama halnya dengan audio.
Sedangkan untuk peranti lunak,
kehadirannya akan sangat berpengaruh khussnya untuk peranti lunak seperti game
dan peranti lunak pendidikan yang umumnya membuat banyak informasi.
2. FM Disc WORM (Write Once Read
Many)
FM Disc WORM disebut juga
Rewritable FM Disc adalah kepingan yang dapat diisi sendiri. Kepingan inilah
yang nantinya dipergunakan sebagai media back-up.
Cara penulisannya hampir sama
dengan menulis pada rewritable CD, hanya saja ada sedikit perbedaan pada
penambahan material fluorescent. Ada dua metode penulisan yang digunakan
masing-masing terletak pada perbedaan penambahan element fluorescent-nya.
Denga metode pertama atau yang
dikenal dengan metode thermal, material fluorescent diaplikasikan dari awal.
Sedangkan pada metode kedua yang chemical, material fluorescent diaplikasin
pada tahap lanjut.
3. FM Card atau Clear Card
FM Card sebenarnya adalah sebuah
FM Disc yang dilapisi bagian luar berbentuk kartu kecil. Kepingan yang ada
didalam Clear Card adalah kepingan dengan diameter 50 mm, atau 5 cm. Model
pertama yang dikembangkan adalah dengan 20 lapisan data – 10 GB data serta
memiliki densitas recording sebesar 400 Mbytes/cm2.
BAB
III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Memory Internal adalah Memory
yang dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Memori ini tidak bisa
menyimpan data atau program, karena jika komputer mati maka data atau program
yang ada di memori ini akan hilang.
External memory ataupun external storage ataupun secondary
storage ataupun backing storage adalah suatu tempat atau sarana yang bisa
digunakan komputer untuk menyimpan data ataupun program. data yang disimpan
pada storage device bersifat permanen dan bukan bersifat sementara. Jadi kita
bisa menghapus atau menyimpan sesuai dengan keinginan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar